Jakarta — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan telah berbicara melalui telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu (20/9/2026). Keduanya sepakat bertemu di New York pada pekan ini, saat Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) ke-81 berlangsung.
Pertemuan di New York buka ruang diplomasi
Zelenskyy menyebut percakapan itu penting karena kedua pemimpin membahas banyak hal. Ia mengatakan pertemuan tersebut “bisa mengubah banyak hal” dalam upaya mencari penyelesaian perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung sekitar 4,5 tahun. “Ada momentum diplomatik,” tulisnya di media sosial, tanpa merinci waktu pertemuan.
Menurut Zelenskyy, jalur perdamaian menjadi prioritas nomor satu. Ia menyebut kedua pihak memiliki gagasan tentang langkah de-eskalasi serta isu keamanan mendasar, termasuk keamanan energi, keamanan pangan, dan perlindungan nyawa manusia. Tim Ukraina dan Amerika Serikat, katanya, siap mengambil langkah yang benar-benar serius.
Witkoff dan Kushner bawa isu perdamaian dari Kyiv
Kesepakatan itu muncul setelah utusan khusus Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, berkunjung ke Kyiv pada awal September. Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertama mereka ke ibu kota Ukraina sejak invasi skala penuh Rusia, sehari setelah bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Witkoff menyebut pembicaraan di Kyiv substantif, sementara Kushner mengatakan Washington ingin membangun kondisi bagi perdamaian jangka panjang.
Sanksi Graham jadi sinyal tekanan ke Rusia
Zelenskyy juga berterima kasih kepada Trump karena menandatangani undang-undang sanksi yang diperjuangkan mendiang Senator Lindsey Graham. Paket tersebut menargetkan Rusia, termasuk pejabat, bank, sektor energi, pertahanan, dan armada tanker bayangan, serta memberi Trump kewenangan mengenakan tarif hingga 100 persen kepada pembeli utama minyak dan gas Rusia.
Pertemuan di New York belum menjadi kesepakatan damai, tetapi dapat menguji apakah momentum diplomatik itu mampu menghasilkan langkah nyata. Tekanan sanksi, pembahasan de-eskalasi, serta tuntutan Ukraina atas jaminan keamanan akan menjadi latar penting ketika Zelenskyy dan Trump melanjutkan pembicaraan di tengah perang yang masih berlangsung.
Sumber: Reuters — https://www.reuters.com/world/us/ukraines-zelenskiy-says-he-trump-agree-meet-new-york-2026-09-20/
Comments
0