Pengadilan di Ensenada, negara bagian Baja California, Meksiko, pada Jumat (16/10/2026) menjatuhkan hukuman 158 tahun sembilan bulan penjara kepada masing-masing dari tiga pria yang terbukti membunuh dua kakak beradik asal Australia, Callum dan Jake Robinson, serta sahabat mereka asal Amerika Serikat, Carter Rhoad. Ketiganya tewas saat berlibur berselancar di pesisir Baja California pada April 2024.
Al Jazeera, yang mengutip AP dan Reuters, melaporkan para terpidana adalah Jesus Gerardo Garcia alias El Kekas, Irineo Francisco N, dan Angel Jesus N. Mereka dihukum atas pembunuhan, perampokan dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan dengan kekerasan. Putusan bersalah sudah dibacakan sepekan sebelumnya.
Menurut ABC News Australia, Hakim Raul Hernandez Arellano menyatakan kejahatan itu tergolong berat karena para korban tidak bersenjata dan diserang di lokasi terpencil pada malam hari. Hakim menilai ketiganya sempat menimbang perbuatan itu, tetapi tetap melakukannya.
ABC menyebut Jake adalah dokter yang akan mulai bekerja di sebuah rumah sakit di Geelong, Australia, sedangkan Callum pemain lakrosa yang pindah ke AS. Keduanya dilaporkan hilang setelah tidak bisa dihubungi dan tidak tiba di penginapan.
Al Jazeera mencatat Kejaksaan Agung Baja California sebelumnya menuntut hukuman yang disebutnya teladan, yakni 210 tahun penjara untuk tiap terdakwa.
Ganti Rugi Jutaan Peso Meksiko dan Rencana Banding
ABC News melaporkan para terpidana juga diwajibkan membayar 1.980.728 peso Meksiko atas pembunuhan kakak beradik Robinson dan 549.550 peso Meksiko atas pembunuhan Rhoad. Tim pembela, menurut ABC, sudah menyatakan akan mengajukan banding dan memiliki waktu 10 hari untuk melakukannya.
BBC melaporkan pengadilan mendengar bahwa ketiga korban dibunuh dalam aksi perampokan truk mereka yang tampaknya gagal, di sebuah pantai sepi. Jasad mereka ditemukan di dalam sumur dengan luka tembak di kepala. BBC juga menulis pembunuhan terjadi hanya sekitar 36 jam setelah mereka menyeberang dari AS ke Meksiko. Al Jazeera menyebut jasad itu ditemukan pada 3 Mei 2024 di sumur sedalam lebih dari 15 meter, setelah pencarian beberapa hari yang turut dibantu FBI.
Dalam perkara terpisah, menurut BBC, kekasih El Kekas yang disebut sebagai otak kelompok itu sudah divonis 20 tahun penjara pada November tahun lalu setelah mengakui keterlibatannya dalam perampokan.
Keluarga Korban dan Dampak bagi Wisata Selancar
Orang tua Callum dan Jake, Debra dan Martin Robinson, mengikuti pembacaan vonis melalui sambungan video dari Melbourne. Dalam pernyataan yang dikutip ABC, mereka mengatakan tidak ada hukuman yang bisa mengembalikan kedua putra mereka, tetapi mereka merasa sedikit terhibur karena para pelaku tidak akan pernah lagi punya kesempatan menimbulkan penderitaan serupa bagi keluarga lain. Ibu Rhoad, Page, dalam pernyataan emosionalnya berterima kasih kepada hakim.
BBC menulis pembunuhan itu mengejutkan dunia, terutama Australia, karena kawasan tersebut biasanya relatif aman dari kekerasan yang terjadi di bagian lain Meksiko. Al Jazeera mengutip Antonio Otanez, ketua asosiasi peselancar Baja California, yang menyambut putusan ini dan menyatakan keadilan telah ditegakkan. Otanez juga mengakui pembunuhan tersebut menyebabkan penurunan besar kunjungan wisatawan, terutama peselancar, ke wilayah itu.
Comments
0