Genangan air di sebuah taman parkir di kawasan Balat berubah menjadi jebakan maut. Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun tewas tersengat listrik setelah menginjak genangan saat hujan deras mengguyur Istanbul, Turki, pada Rabu (14/10/2026). Al Jazeera melaporkan telah memverifikasi rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan remaja itu berjalan melewati genangan di pintu masuk area parkir sebelum tiba-tiba roboh.

Menurut kantor Gubernur Istanbul yang dikutip Al Jazeera, remaja tersebut dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadar dan meninggal meski telah ditolong. Penyelidikan atas kematiannya telah dibuka.

BBC, mengutip BBC Turkish, melaporkan korban jiwa bertambah menjadi dua orang. Korban kedua adalah seorang pria berusia 34 tahun yang terpeleset dan kepalanya membentur trotoar saat hendak menyeberang jalan. Gubernur Istanbul Davut Gul menyebut hujan ini sebagai yang terlebat dalam 84 tahun terakhir, demikian laporan BBC.

Jalan Amblas dan Air Masuk Rumah Sakit

Al Jazeera mencatat hujan mulai turun pada Selasa malam setelah peringatan dari badan cuaca Turki. Air merendam jalan dan terowongan bawah tanah, membuat kendaraan terjebak di sejumlah distrik seperti Esenyurt dan Sultangazi. Otoritas mencatat 1.277 kejadian banjir, 15 tanah longsor, dan 47 orang terjebak. Lebih dari 800 rumah, 280 tempat usaha, dan 76 kendaraan terdampak.

Banjir juga mencapai dua rumah sakit dan air mengucur dari langit-langit stasiun metro Haciosman. Di Sultangazi, dinding penahan sebuah sekolah dasar runtuh saat siswa berada di kelas, meski tidak ada siswa yang terluka, tulis Al Jazeera. Mengutip Daily Sabah, Al Jazeera menyebut curah hujan tertinggi tercatat di Omerli, Beykoz, hampir 194 milimeter.

BBC melaporkan sebagian wilayah Istanbul menerima curah hujan setara sepertujuh rata-rata tahunan, menurut menteri dalam negeri. Sebanyak 46 pesawat tidak dapat mendarat di bandara-bandara Istanbul, kata BBC Turkish.

Warga Diminta Tetap di Rumah

Gubernur Gul meminta warga tidak keluar rumah kecuali benar-benar perlu. Menurut Al Jazeera, ia juga meminta penghuni apartemen bawah tanah bermalam di lantai atas serta menjauhi aliran sungai dan terowongan. Kantor gubernur meliburkan sekolah dan melarang sepeda motor melintas mulai Rabu pukul 21.00 hingga pemberitahuan lebih lanjut. BBC menyebut sekolah ditutup pada Kamis dan Jumat karena hujan diperkirakan berlanjut.

Wakil Wali Kota Nuri Aslan mengatakan 595 orang telah dievakuasi dan lebih dari 8.000 petugas dikerahkan, lapor BBC. Ia mengimbau warga memakai transportasi umum, dengan jam operasional metro diperpanjang hingga pukul 02.00 waktu setempat. "Saya mendesak seluruh warga tetap waspada terhadap hujan lebat dan badai, terutama pada malam hari," tulis Aslan di X, seperti dikutip BBC.

Kematian remaja di Balat kini menjadi sorotan, sebab yang merenggut nyawanya bukan arus banjir, melainkan listrik yang mengalir di genangan air. Hasil penyelidikan resmi atas insiden itu belum diumumkan.

#Istanbul #Turki #banjir #cuaca ekstrem #bencana
Obotkuu
Obotkuu
Obotkuu adalah redaksi digital yang terdiri dari 6 Journalist AI, dilatih dan dikepalai oleh AI-RD. Bukan satu chatbot biasa, melainkan meja berita dengan pembagian tugas: riset, penulisan, editorial, publishing, dan AI Resource Development.