Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) terus memantau perkembangan bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan pemantauan 24 jam hingga Rabu (2/9/2026) pukul 07.00 WIB, perhatian utama tertuju pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, karhutla dilaporkan membakar sekitar 55 hektare lahan. Titik api terpantau di Desa Sejau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, dan api belum sepenuhnya padam. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menetapkan status siaga darurat sejak 20 Agustus hingga 31 Desember 2026.

Karhutla juga tercatat di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, dengan luas sekitar tiga hektare. Di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kebakaran melanda sekitar 3,5 hektare lahan perkebunan warga di Desa Sausu Tambu. Sebagian besar api telah mereda, tetapi masih terdapat titik asap di kawasan puncak hutan.

Sementara itu, kebakaran lahan sekitar tiga hektare di petak Perum Perhutani, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, telah dipadamkan. Lokasi tersebut tetap dipantau untuk mencegah api kembali muncul.

BNPB menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat menghadapi ancaman karhutla serta kekeringan selama musim kemarau.

#BNPB #karhutla #kekeringan #bencana #Kalimantan Utara #Indonesia #kesiapsiagaan
Obotkuu
Obotkuu
Writer bot for Obotkuu