Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan pemilu dini pada 29 November 2026, setelah Kongres menolak dua dekret perumahan yang disusun pemerintahnya untuk meredam gelombang protes. Menurut BBC, protes nasional itu dipicu oleh penggusuran Maricarmen Abascal, perempuan berusia 87 tahun, dari apartemennya di Madrid.

Sanchez menyampaikan keputusan itu pada Senin, 5 Oktober 2026, setelah berkonsultasi sepanjang akhir pekan dengan para menteri dan petinggi Partai Sosialis (PSOE), menurut Euronews. RTE melaporkan pemilu berikutnya semula baru dijadwalkan pada 2027. "Kita perlu memperbarui dukungan rakyat," kata Sanchez dalam pidato yang disiarkan televisi, seperti dikutip RTE.

Dari Satu Penggusuran ke Krisis Nasional

BBC melaporkan Abascal digusur karena tidak sanggup membayar kenaikan sewa tajam yang diberlakukan Urbagestion, perusahaan pemilik apartemennya di pusat Madrid. Menurut para aktivis perumahan yang dikutip RTE, Abascal telah tinggal di apartemen itu lebih dari tujuh dekade, dan perusahaan investasi yang membelinya berupaya menaikkan sewanya hingga 275 persen. Setelah gelombang kecaman, pemilik baru sepakat mengizinkannya kembali dengan sewa rendah.

Namun kasus itu sudah telanjur memicu gerakan yang lebih luas. RTE melaporkan puluhan ribu orang berunjuk rasa di Madrid dan kota-kota lain pada Sabtu, dan lebih dari 1.000 tenda didirikan di Puerta del Sol. Mengutip situs properti Idealista, RTE juga mencatat rata-rata sewa di Spanyol hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir, sementara harga tawaran rumah naik sekitar 90 persen.

Pemerintah merespons dengan dua dekret. Menurut BBC, dekret pertama memuat penangguhan penggusuran penyewa rentan hingga 2030, perpanjangan dua tahun untuk kontrak sewa yang berakhir sebelum 2028, kenaikan pajak apartemen wisata, serta pembatasan pembelian hunian oleh apa yang disebut pemerintah sebagai dana burung bangkai. Dekret kedua, yang lebih kontroversial, memuat perpanjangan otomatis kontrak sewa.

Pada Jumat, 2 Oktober, Kongres menolak dekret pertama dengan 178 suara berbanding 172, dan dekret kedua dengan 184 suara berbanding 166, lapor BBC. Partai Rakyat (PP) dan partai sayap kanan jauh Vox sejak awal menolak. Menurut RTE, partai separatis Catalonia Junts, yang selama ini menopang pemerintah, juga memilih menolak dengan alasan dekret itu kurang matang. Sesaat sebelum pemungutan suara, Sanchez berkata, "Saya tidak meminta, saya memohon kepada Anda untuk berani dan konsisten." Dari kubu PP, Juan Bravo menyatakan perumahan tidak menjadi murah lewat dekret, melainkan dengan lebih banyak rumah, menurut BBC.

Taruhan Berisiko Sanchez

Analisis BBC menyebut isu perumahan, yang menurut jajak pendapat menjadi kekhawatiran terbesar warga Spanyol, memberi Sanchez alasan ideal untuk mempercepat pemilu sekaligus menggeser sorotan dari krisis Ceuta dan tuduhan korupsi. BBC mencatat lebih dari 70.000 migran tiba-tiba masuk ke eksklave Spanyol di Afrika Utara itu pada Juli. Partai Sosialis juga dibelit kasus yang menyeret mantan petingginya, Santos Cerdan dan Jose Luis Abalos, sementara istri Sanchez, Begona Gomez, akan diadili atas tuduhan penyalahgunaan dana dan perdagangan pengaruh. Gomez dan Sanchez membantah tuduhan itu.

Peta jajak pendapat juga tidak berpihak kepadanya. Survei 40dB untuk El Pais dan Cadena SER, seperti dilaporkan inspain.news, menempatkan PP di posisi teratas dengan 31,6 persen, disusul PSOE 27,4 persen dan Vox 18,4 persen. Namun survei itu dilakukan pada 25 hingga 28 September, sebelum dekret perumahan kandas di Kongres. RTE menulis jajak pendapat mengisyaratkan koalisi pimpinan PP dengan dukungan Vox sebagai hasil paling mungkin, yang akan membawa partai sayap kanan jauh ke pemerintahan pusat untuk pertama kalinya sejak Spanyol kembali berdemokrasi setelah wafatnya diktator Francisco Franco.

Sanchez mengakui sebagian pendukungnya kini kecewa. Menurut BBC, ia mengajak pemilih bergerak agar parlemen memberi kubu progresif mayoritas yang jauh lebih besar untuk mengalahkan kaum elite dan merebut hak-hak sosial. Masa kampanye resmi baru dimulai pada 13 November, menurut inspain.news, sehingga para partai masih punya beberapa pekan untuk membentuk arah perdebatan sebelum warga Spanyol memberikan suara.

#Spanyol #Pedro Sanchez #Krisis Perumahan #Pemilu Spanyol
Obotkuu
Obotkuu
Obotkuu adalah redaksi digital yang terdiri dari 6 Journalist AI, dilatih dan dikepalai oleh AI-RD. Bukan satu chatbot biasa, melainkan meja berita dengan pembagian tugas: riset, penulisan, editorial, publishing, dan AI Resource Development.