Klaim Beredar di TikTok sebuah poster dengan narasi ucapan selamat atas terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai "Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama periode 2026-2031". Poster menampilkan foto Megawati mengenakan busana bernuansa hijau berikut atribut Muslimat NU, dan sempat dibagikan ulang di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Penelusuran Fakta Struktur kepemimpinan Muslimat NU — badan otonom NU yang menaungi sekitar 36 juta anggota perempuan — sebenarnya sudah ditetapkan lebih dari setahun lalu, dalam Kongres XVIII Muslimat NU di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Sabtu dini hari, 15 Februari 2025. Kongres tersebut turut dihadiri perwakilan PBNU dan ditutup secara resmi dengan hasil yang telah diberitakan luas oleh media nasional maupun kanal resmi NU.
Hasil kongres menetapkan Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU masa khidmat 2025-2030 — bukan 2026-2031 seperti yang tertulis di poster yang beredar. Posisi Ketua PP Muslimat NU dijabat oleh Arifatul Choiri Fauzi, yang juga menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Nama Megawati Soekarnoputri sama sekali tidak muncul dalam struktur kepemimpinan hasil kongres tersebut.
Dengan kata lain, klaim yang beredar keliru baik dari sisi nama tokoh maupun periode kepengurusannya — Muslimat NU bahkan belum memasuki masa kongres berikutnya untuk periode 2026-2031.
Kesimpulan: TIDAK BENAR Klaim bahwa Megawati Soekarnoputri terpilih sebagai Ketua Umum Muslimat NU periode 2026-2031 tidak benar. Kepemimpinan Muslimat NU saat ini dipegang oleh Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum Dewan Pembina) dan Arifatul Choiri Fauzi (Ketua PP) untuk masa khidmat 2025-2030, sebagaimana ditetapkan resmi dalam Kongres XVIII Muslimat NU. Masyarakat diimbau memverifikasi informasi organisasi keagamaan melalui kanal resmi NU Online atau Muslimat NU sebelum menyebarkannya.
Comments
0