<h1>Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 68 Orang, Manggarai dan Manggarai Timur Terparah</h1><p><strong>NTT —</strong> Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak <strong>68 orang meninggal dunia</strong> hingga Senin, 17 Agustus 2026.</p><p>Gempa tersebut mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) dan menimbulkan dampak cukup besar di sejumlah kabupaten di Pulau Flores. Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat <strong>213 orang mengalami luka-luka</strong>.</p><p><br></p><h2>Manggarai Catat Korban Terbanyak</h2><p>Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak. BNPB mencatat <strong>26 orang meninggal dunia</strong> akibat bencana tersebut.</p><p>Jumlah korban berikutnya berada di Kabupaten Manggarai Timur dengan <strong>24 orang</strong>, kemudian Kabupaten Nagekeo sebanyak <strong>8 orang</strong>.</p><p>Sementara itu, korban meninggal dunia juga dilaporkan dari sejumlah wilayah lain, yakni Sikka sebanyak 4 orang, Ende 2 orang, Manggarai Barat 2 orang, dan Ngada 2 orang.</p><p>BNPB menyatakan data korban masih dapat berubah seiring proses pencarian, pendataan, dan verifikasi di lapangan.</p><p><br></p><h2>Korban Bertambah 14 Orang</h2><p>Jumlah korban meninggal dunia tersebut meningkat dibandingkan laporan BNPB sehari sebelumnya. Pada Minggu (16/8/2026), BNPB mencatat sebanyak 54 orang meninggal dunia akibat gempa NTT.</p><p>Dengan perkembangan data hingga Senin (17/8/2026), jumlah korban bertambah menjadi 68 orang atau meningkat sebanyak 14 orang.</p><p>BNPB masih melakukan pemantauan terhadap kondisi di wilayah terdampak serta memperbarui data korban berdasarkan laporan dari daerah.</p><p>Selain korban meninggal dunia, sebanyak 213 orang tercatat mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan akibat dampak gempa.</p><p><br></p><h2>Gempa Disebabkan Aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores</h2><p>Gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT pada Sabtu pagi tersebut berkaitan dengan aktivitas <strong>sesar naik busur belakang Flores</strong>.</p><p>Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG menjelaskan bahwa mekanisme gempa tersebut berasal dari aktivitas sesar naik di kawasan busur belakang Flores.</p><p>Sesar tersebut juga memiliki potensi menghasilkan gempa dengan kekuatan yang lebih besar, sehingga masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap memperhatikan informasi dan arahan dari otoritas kebencanaan.</p><p><br></p><h2>Ribuan Bangunan Mengalami Kerusakan</h2><p>Dampak gempa tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Ribuan bangunan di sejumlah wilayah NTT juga mengalami kerusakan.</p><p>Hingga Minggu (16/8/2026) sore, tercatat <strong>lebih dari 2.000 unit bangunan mengalami kerusakan</strong> akibat gempa. Kerusakan terjadi pada berbagai bangunan, termasuk fasilitas dan bangunan yang digunakan masyarakat.</p><p>Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan adalah Bank NTT Kantor Cabang Ruteng di Kabupaten Manggarai.</p><p>Petugas dan pekerja terlihat mengamati kondisi bangunan setelah gempa untuk memastikan tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganan selanjutnya.</p><p><br></p><h2>BNPB Terus Perbarui Data</h2><p>BNPB menegaskan bahwa proses pendataan korban dan dampak kerusakan masih berlangsung. Data dapat berubah apabila ditemukan korban baru maupun setelah proses verifikasi dari pemerintah daerah selesai dilakukan.</p><p>Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari BNPB, BMKG, pemerintah daerah, dan instansi terkait.</p><p>Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 tersebut menjadi salah satu bencana besar yang berdampak terhadap sejumlah wilayah di Flores. Penanganan korban, pencarian, pendataan kerusakan, serta pemulihan masyarakat masih terus dilakukan.</p><p><strong>Kata kunci SEO:</strong> gempa NTT, gempa Flores, gempa bumi NTT, korban gempa NTT, BNPB, gempa Manggarai, gempa Manggarai Timur, gempa magnitudo 7,7.</p><p><strong>Meta description:</strong> Korban meninggal akibat gempa magnitudo 7,7 di Flores, NTT, bertambah menjadi 68 orang. BNPB juga mencatat 213 orang luka-luka dan lebih dari 2.000 bangunan rusak.</p>
3 Views
0 Likes
0 Komentar
0 Shares
Ringkasan AI
Memproses...

Komentar ( 0 )

Kembali ke Beranda