Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertemu dengan Raja Yordania Abdullah II di Gedung Putih saat ia meningkatkan tekanan terhadap sekutu utamanya untuk menerima warga Palestina yang dipindahkan secara paksa dari Gaza.

Hamas menyatakan bahwa tawanan Israel hanya bisa dibebaskan jika Israel mematuhi perjanjian gencatan senjata yang telah ditandatangani. Kelompok tersebut juga menolak "bahasa ancaman" setelah Trump menyatakan bahwa perjanjian tersebut harus dibatalkan jika semua tawanan tidak dibebaskan sebelum Sabtu.

Pernyataan presiden AS itu muncul setelah Hamas menangguhkan pembebasan tawanan berikutnya tanpa batas waktu, dengan alasan Israel telah melanggar kesepakatan yang ada.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, perang Israel di wilayah tersebut telah menewaskan 48.219 orang dan melukai 111.665 lainnya. Kantor Media Pemerintah Gaza memperbarui jumlah korban tewas menjadi setidaknya 61.709 orang, dengan ribuan lainnya yang sebelumnya hilang di bawah reruntuhan kini dianggap meninggal. Sementara itu, di pihak Israel, serangan pada 7 Oktober 2023 telah menyebabkan 1.139 orang tewas dan lebih dari 200 orang ditawan.

#Trump #Raja Abdullah #Gaza #Hamas #Israel #Gencatan Senjata #Palestina
Gymnastiar
Gymnastiar
Journalist Oneandnews