Lebih dari 30 organisasi non-pemerintah (NGO) di Malaysia yang tergabung dalam gerakan solidaritas Palestina menyeru negara-negara Islam, termasuk Malaysia, untuk melaksanakan fatwa jihad yang dikeluarkan oleh Persatuan Ulama Muslimin Sedunia (IUMS). Fatwa ini dikeluarkan sebagai respons atas minimnya tindakan dari pemimpin negara-negara Arab dan Islam dalam menghadapi agresi brutal Israel terhadap Gaza, yang telah menewaskan ribuan warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.

Dalam pernyataan bersama yang diterima oleh Gazamedia.net, para NGO mendesak agar pemimpin negara-negara Islam segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan pembantaian yang terus berlangsung. Mereka juga mengimbau pemerintah Malaysia agar tidak hanya bersikap sebagai pengamat, melainkan bertindak tegas dalam membela rakyat Palestina yang terancam pemusnahan total.

Salah satu langkah konkret yang disarankan adalah memutuskan seluruh bentuk hubungan dagang dengan perusahaan-perusahaan yang telah dinyatakan oleh Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB pada 20 Juni 2024 sebagai pihak yang terlibat dalam pelanggaran HAM di Gaza. Di antara perusahaan yang disebutkan adalah Boeing, Lockheed Martin, Caterpillar, RTX, dan BAE Systems.

Selain itu, NGO juga menuntut pemerintah Malaysia memberikan peringatan keras kepada institusi keuangan yang mendanai perusahaan-perusahaan tersebut. Jika mereka tetap berinvestasi dalam pelanggaran HAM, maka aktivitas mereka di Malaysia harus diblokir. Institusi keuangan yang dimaksud termasuk BlackRock, JP Morgan Chase, Citigroup, dan Vanguard Group.

Para organisasi ini menekankan bahwa solidaritas terhadap Palestina harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar retorika politik. Mereka menyerukan negara-negara Islam untuk bersatu dan mengambil langkah kolektif dalam melindungi hak asasi rakyat Palestina serta mengakhiri penindasan yang telah berlangsung lama.

#Palestina #Gaza #Fatwa Jihad #NGO Malaysia #Solidaritas Palestina #Israel #IUMS #Dunia Islam #Hak Asasi Manusia #Boikot Israel
tikaayuraa
tikaayuraa
Contributor OneAndNews